PASURUAN – Kehidupan dunia adalah kehidupan yang rawan dari penderitaan. Manusia tak akan pernah bisa merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam kehidupan yang sempit ini, “tutur Kapten Inf. Setyawan Budianto selaku Danramil 0819/10 Bangil. Kamis, (9/5/2019)


Diungkapkan juga oleh Kapten Setyawan Budianto, mengapa demikian? “Tentu saja, karena selalu ada saja hal-hal yang tidak menyenangkan yang menghampiri keadaan, situasi atau suasana kehidupan seseorang. Keadaan yang tidak menyenangkan tersebut, layaknya disebut dengan Musibah,” terangnya.

Pengertian dari musibah itu sendiri adalah segala hal yang menuntut kesabaran hati kita, dan musibah juga memiliki makna tersendiri, tapi kebanyakan manusia tidak memahaminya. Kepandaian dalam menafsirkan “makna” suatu musibah adalah mutlak diperlukan bagi setiap orang yang ingin memperbaiki “sistematika” kehidupannya. “ungkap Danramil 0819/10 Bangil".

Seperti halnya pada musibah yang terjadi pada hari ini, yaitu kebakaran yang menimpa ditempat usaha atau kios BBM dan tambal ban sepeda motor milik Sdr Imam (36 tahun) yang berlokasi di Kelurahan Pogar Rt.03 / Rw.02 Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Sebagai informasi dari Babinsa Koramil 0819/10 yang terjun langsung dilapangan disampaikan kepada awak media pendim bahwasanya sekira pada pukul 07.30 WIB telah di lakukan kegiatan penambalan ban yaitu sepeda motor milik Sdr M. Imam (selaku pemilik kios tambal ban) yang di lakukan oleh Sdr Arif (33 thn) yangmana salah satu karyawan kios yang bertempat tinggal di Dusun Bulupanjungan Kelurahan Bulu Karif Kabuparen Sidoarjo.

Tanpa tidak disadari, disela Sdr Arif menambal ban sepeda motor tersebut pada waktu bersamaan saat itu Sdr Arif menyempatkan mengisi BBM. Dalam pelaksanaan pengisian, ada sebagian BBM yang menetes ke bawah yang langsung menyambar api yang pada saat itu dalam proses penembelan ban, sehingga api merembet ke kios yang terdapat beberapa ban fulkanisir dan juga ban baru yang akhirnya mengakibatkan terjadinya kebakaran kios tambal ban tersebut.

Sebagaimana hasil laporan dari warga terkait terjadinya kebakaran kios tambal ban, dengan kesigapan Babinsa Koramil 0819/10 Bangil langsung mendatangi TKP yang tidak jauh dari Makoramil dan langsung membantu memadamkan api dengan dibantu warga sekitar.

Nampak terlihat antusias, dengan alat seadaanya TNI dalam hal ini Babinsa bersama warga serta beberapa anggota Polri bahu membahu memadamkan api dengan cara nenyiramkan air dari got sampai api betul-betul padam. Tak hanya itu, Babinsa juga mengevakuasi barang-barang yang lainya yang sekiranya belum dilalap si jago merah.

Adapun kerugian sebagaimana disampaikan oleh Bapak Babinsa akibat kejadian kebakaran tersebut ditafsirkan seluruhnya total kerugian sekitar Rp.20.000.000. Sebagaimana rinciannya kerugian personil Nihil, sedangkan kerugian berupa materil diantara: 
- Ban baru lebih kurang 15 biji
- Ban Fulkanisir kurang lebih 50 biji dan
- Sebagian bangunan kios terbakar.

                                               (Red, SR)

0 Komentar